Asaln anggrek ini dari Papua, Nugini dan Queensland di Australia, dengan penyebaran dari 0 - 600 dpl.
Bisa membentuk rumpun yang besar dengan batang yang ramping dengan tinggi antara 25 sampai 60 cm. Daunnya tebal dan berdaging. Bunga muncul di sepanjang batang, berwarna dominan kuning, tidak tahan lama (hanya mekar selama 2-3 hari) dan wangi.
Jenis ini menyukai sinar matahari penuh dan akan berbunga jika ada penurunan suhu yang signifikan.
Selasa, 03 Februari 2009
Dendrobium insigne yang Sedang Mekar
Diposting oleh D di 02.40 0 komentar
Label: dendrobium, insigne
Dendrobium canaliculatum, Anggrek Daun Beralur
Anggrek ini ada wanginya sedikit, tumbuh alami di Australia dan Papua sebagai anggrek epifit yang biasa tumbuh di batang pohon melaleuca (kayu putih), mulai dari ketinggian permukaan laut sampai sekitar 850 m dpl.
Anggrek ini batangnya berbentuk silinder, berukuran pendek, berpelepah dengan 2-6 daun berbentuk silinder yang berdaging, meruncing dan beralur di bagian ujung.
Panjang tangkai perbungaan antara 10-40 cm dengan bunga yang kecil bergerombol, sepal dan petalnya berwarna putih kekuningan, atau putih kehijauan, labellum putih bercampur ungu.
Dendrobium dari seksi spatulata ini suka dengan sinar terang, kelembaban tinggi dan penyiraman teratur, tapi menjelang musim berbunga kurangi penyiraman karena di habitat asalnya D. canaliculatum akan berbunga pada pertengahan musim dingin sampai pertengahan musim semi pada kondisi kering.
Nama-nama umum untuk anggrek ini adalah Grooved Leaf Dendrobium (Dendrobium Daun Beralur), The Onion Orchid (Anggrek Bawang) dan Tea Tree Orchid (Anggrek Pohon Teh). Canaliculata sendiri dalam bahasa Latin artinya "beralur".
Diposting oleh D di 02.38 0 komentar
Label: anggrek, canaliculatum, dendrobium, orchid
Dendrobium violaceoflavens, si Anggrek Kuning-Ungu
Yang di rumah lagi mekar. Orang biasa menamakannya "anggrek besi". Saya sendiri tidak mengerti di mana kemiripannya dengan besi. Nama botaninya adalah Dendrobium violaceoflavens.
Habitat asli D. violaceoflavens adalah Papua Nugini bagian Barat, mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Anggrek ini salah satu favorit saya, karena wanginya yang kuat, mekarnya tahan lama dan gabungan warna violet-kuningnya yang menarik. Nama "violaceoflavens" disandangnya karena paduan kedua warna tersebut. Dalam satu perbungaan bisa terdapat 10-20 bunga secara bersamaan.
Di alam, anggrek ini dapat mencapai panjang 2 meter dan sering dijumpai tumbuh sebagai epifit di pohon-pohon yang sangat tinggi atau sebagai litofit pada bebatuan di hutan hujan. Masa berbunga biasanya pada akhir musim kemarau sampai awal musim hujan.
Diposting oleh D di 02.26 3 komentar
Label: anggrek, dendrobium, papua, violaceoflavens